Jamasan dan Kirab Pusaka Warnai Peringatan Hari Jadi Kabupaten Ngawi ke-668 -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Jamasan dan Kirab Pusaka Warnai Peringatan Hari Jadi Kabupaten Ngawi ke-668

Sabtu, 04 Juli 2026 | Juli 04, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-04T16:25:50Z

 

Prosesi Jamasan dan Kirap Pusaka di Pendopo Wedya Graha.

Ngawi, Ngawimadang.comPemerintah Kabupaten Ngawi kembali menggelar prosesi budaya Jamasan dan Kirab Pusaka dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Ngawi ke-668, Sabtu (4/7/2026). Tradisi tahunan yang dipusatkan di Pendopo Wedya Graha ini berlangsung khidmat dan disambut antusias oleh ribuan masyarakat yang memadati lokasi maupun sepanjang rute kirab.


Prosesi diawali dengan ritual Jamasan atau penyucian pusaka-pusaka peninggalan leluhur Kabupaten Ngawi. Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan kepada para pendiri daerah sekaligus simbol penyucian diri, introspeksi, dan harapan untuk menyongsong masa depan yang lebih baik.


Dalam pelaksanaannya, pusaka diambil oleh para Parogo dan diserahkan kepada Pangasto Pusoko untuk menjalani prosesi penyucian sesuai tata cara adat yang telah diwariskan secara turun-temurun. Tradisi tersebut mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Ngawi bersama masyarakat dalam menjaga kelestarian budaya dan nilai-nilai luhur warisan leluhur.


Sebanyak lima pusaka utama Kabupaten Ngawi dijamas, yakni Tombak Kyai Singkir, Tombak Kyai Songgo Langit, Songsong Tunggul Wulung, Songsong Tunggul Warono, dan Keris Pari Kesit. Kelima pusaka tersebut memiliki nilai sejarah yang erat kaitannya dengan perjalanan dan identitas Kabupaten Ngawi.


Usai prosesi jamasan, acara dilanjutkan dengan Kirab Pusaka yang menjadi salah satu rangkaian paling dinantikan masyarakat. Pusaka-pusaka yang telah disucikan diarak mengelilingi kota oleh para abdi dalem dengan pengawalan pasukan tradisional berpakaian adat Jawa. Bupati Ngawi bersama jajaran Forkopimda dan pejabat daerah turut mengikuti kirab menggunakan kereta kencana, disambut meriah oleh masyarakat yang telah memadati jalur kirab sejak pagi.


Penyelenggaraan Jamasan dan Kirab Pusaka tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga merupakan upaya nyata Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam melestarikan warisan budaya sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi daerah kepada generasi muda dan wisatawan.


Melalui peringatan Hari Jadi Kabupaten Ngawi ke-668, pemerintah berharap semangat kebersamaan, pelestarian budaya, serta nilai-nilai kearifan lokal tetap terjaga sebagai fondasi dalam mewujudkan Kabupaten Ngawi yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing tanpa meninggalkan jati diri budayanya.



Sekarang jadi Makin Tahu Indonesia. 





×
Berita Terbaru Update