Jaga Tradisi dan Kebersihan Lingkungan, Mahasiswi KKN Kelompok 23 UNIDA Gontor Mengikuti Kegiatan “Bersih Desa” di Dusun Setono -->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Jaga Tradisi dan Kebersihan Lingkungan, Mahasiswi KKN Kelompok 23 UNIDA Gontor Mengikuti Kegiatan “Bersih Desa” di Dusun Setono

Kamis, 05 Maret 2026 | Maret 05, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-05T11:22:39Z

 

Foto: Bersih Desa di Dusun Setono Ngrambe.

Ngawi, Ngawimadang.com - Mahasiswi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 23 Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor menunjukkan komitmen nyata dalam pengabdian masyarakat melalui kegiatan rutin “Bersih Desa” di Dusun Setono, Desa Setono, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi. Kegiatan ini berfokus pada pelestarian tradisi bersih-bersih di Desa Setono meliputi kegiatan menyapu sepanjang jalan menuju makam serta pembersihan masjid setempat secara menyeluruh. (3/3/2026)


Kegiatan “Bersih Desa” dimulai tepat pukul 6 pagi dengan pembagian tempat yang sudah ditentukan. Pada hari Jum’at minggu pertama kegiatan KKN berlangsung (13/2/2026), mahasiswi KKN UNIDA Gontor Kelompok 23 mendapat bagian pembersihan sepanjang jalan menuju makam. Masing-masing anggota kelompok membawa alat kebersihan berupa sapu ijuk dan mulai menyisir sampah plastik serta dedaunan kering yang berserakan di sepanjang jalan.


“Kebersihan jalur menuju makam sangat penting terutama untuk kenyamanan warga yang ingin berziarah. Selain itu, kami ingin memastikan bahwa lingkungan yang sakral ini tetap terjaga kehormatannya melalui kebersihan yang konsisten”, ujar salah satu warga Dusun Setono.


Selain jalan menuju makam, Masjid Dusun Setono yang menjadi pusat kegiatan keagamaan warga juga menjadi sasaran utama kegiatan bersih-bersih ini. Kegiatan pembersihan masjid ini menjadi tempat pembagian pembersihan selanjutnya untuk mahasiswi KKN UNIDA Gontor Kelompok 23 pada hari Jum’at minggu kedua kegiatan KKN (20/2026). Para mahasiswi membagi tugas untuk membersihkan area dalam masjid, menyapu serambi, mencuci mukena hingga memastikan area tempat wudhu juga kamar mandi bersih dari lumut dan genangan air.


Pembersihan masjid ini mendapatkan apresiasi tinggi dari para tokoh masyarakat dan pengurus ta’mir masjid. Kehadiran mahasiswi KKN dinilai memberikan semangat baru bagi warga, khususnya para pemuda untuk lebih peduli terhadap kebersihan tempat ibadah.


Kegiatan “Bersih Desa” yang rutin dilakukan setiap hari Jum’at pagi bukan sekadar aktivitas fisik semata, melainkan merupakan bentuk sinergi antara akademisi dengan kearifan lokal warga Dusun Setono. Dengan semangat kebersamaan, para mahasiswi bersama warga sekitar bergotong-royong memastikan lingkungan tetap asri dan nyaman untuk ibadah maupun peziarahan.


Melalui kegiatan ini, mahasiswi UNIDA membuktikan bahwa pengabdian tidak harus selalu dalam bentuk program formal, namun dapat dimulai dari langkah kecil yang konsisten dan menyentuh langsung aspek kehidupan sehari-hari masyarakat.



Sekarang jadi Makin Tahu Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update