Khofifah Salurkan Bantuan Rp307 Juta untuk Warga Terdampak Kekeringan di Ngawi -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Khofifah Salurkan Bantuan Rp307 Juta untuk Warga Terdampak Kekeringan di Ngawi

Kamis, 22 Oktober 2026 | Oktober 22, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-22T07:04:37Z

 


Penyaluran bantuan air di Dusun Gagan, Desa Kenongorejo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi.

Ngawi, Ngawimadang.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Ngawi dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, Rabu (21/10/2026). Salah satu agenda dalam kunjungan tersebut adalah penyaluran bantuan untuk mengatasi dampak kekeringan yang dialami masyarakat.


Dalam kegiatan itu, Khofifah didampingi Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, beserta jajaran pemerintah daerah. Bantuan yang disalurkan merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses terhadap air bersih di tengah kondisi kekeringan.


Penyaluran bantuan dipusatkan di Dusun Gagan, Desa Kenongorejo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi. Wilayah tersebut menjadi salah satu sasaran bantuan untuk membantu masyarakat menghadapi keterbatasan air bersih yang berkaitan dengan fenomena El Nino.


Pemprov Jatim Kucurkan Bantuan Rp307,1 Juta



Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengalokasikan bantuan senilai Rp307.115.065 untuk mendukung penanganan kekeringan di wilayah tersebut.


Berdasarkan informasi pada papan penyerahan bantuan, paket bantuan yang diberikan mencakup distribusi air bersih sebanyak 225 rit, 420 jeriken berkapasitas 15 liter, 25 tandon air berkapasitas 1.200 liter, serta 200 lembar terpal untuk mendukung penampungan air.


Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat untuk keperluan sehari-hari selama kondisi kekeringan berlangsung.


Distribusi air bersih menjadi salah satu langkah penanganan darurat untuk membantu warga yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air. Sementara itu, penyediaan jeriken, tandon, dan terpal diharapkan dapat mendukung proses penyimpanan serta penampungan air agar lebih mudah dimanfaatkan masyarakat.


Siapkan Kajian Pipanisasi Sepanjang Dua Kilometer


Selain memberikan bantuan darurat, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Ngawi juga merencanakan langkah jangka panjang untuk memperluas akses air bersih bagi masyarakat.


Dinas Sumber Daya Air (SDA) ditugaskan melakukan peninjauan lapangan guna mengkaji kemungkinan pembangunan jaringan pipanisasi sepanjang dua kilometer dari sumber air terdekat.


Kajian tersebut diperlukan untuk memastikan kelayakan jalur jaringan sekaligus mempertimbangkan ketersediaan dan keberlanjutan pasokan air bagi desa yang menjadi sumbernya.


Apabila hasil peninjauan menunjukkan pembangunan memungkinkan, jaringan pipanisasi tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga Dusun Gagan dan wilayah sekitarnya.


Pembangunan jaringan itu juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap distribusi air bersih menggunakan kendaraan, terutama ketika musim kemarau menyebabkan keterbatasan pasokan air.


Melalui penyaluran bantuan dan rencana pengembangan infrastruktur air bersih tersebut, sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Ngawi diharapkan dapat memperkuat penanganan kekeringan, baik melalui langkah tanggap darurat maupun solusi jangka panjang yang berkelanjutan.





Penulis: Ilham Wibowo

Editor: Tim Ngawimadang.com


Sekarang jadi Makin Tahu Indonesia.

×
Berita Terbaru Update