![]() |
| Penyerahan bantuan biaya pendidikan di SMKN 1 Bringin. |
Ngawi, Ngawimadang.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Ngawi dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, Rabu (21/10/2026). Salah satu agenda dalam kunjungan tersebut adalah memantau penyaluran bantuan biaya pendidikan afirmasi melalui program SIKAP di SMKN 1 Bringin.
Program SIKAP menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk membantu siswa dari kelompok sasaran agar tetap dapat melanjutkan pendidikan. Melalui program ini, setiap siswa penerima manfaat memperoleh bantuan sebesar Rp1 juta.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan yang ditanggung keluarga, sekaligus menekan risiko putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.
Dalam kunjungan tersebut, Khofifah didampingi Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, beserta jajaran pemerintah daerah. Sejumlah agenda turut dilaksanakan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat, mulai dari sektor pendidikan, penanganan kekeringan, stabilisasi harga kebutuhan pokok, pemeliharaan jalan provinsi, hingga dukungan sarana pertanian.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengalokasikan anggaran sebesar Rp50 miliar dari APBD untuk pelaksanaan program SIKAP. Anggaran tersebut diperuntukkan bagi 50.000 siswa afirmasi yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Timur.
Dengan besaran bantuan Rp1 juta per siswa, program ini diharapkan dapat memberikan dukungan langsung kepada peserta didik yang membutuhkan, khususnya dalam menghadapi kendala pembiayaan pendidikan.
Penyaluran bantuan pendidikan afirmasi juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan yang lebih merata. Melalui dukungan tersebut, siswa diharapkan memiliki kesempatan untuk menyelesaikan pendidikan tanpa terhambat persoalan biaya.
Kunjungan Gubernur Jawa Timur ke Kabupaten Ngawi dalam momentum Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur ini sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan program pemerintah provinsi yang menyentuh berbagai kebutuhan masyarakat.
Melalui program SIKAP, pemerintah berharap dukungan terhadap siswa dari kelompok afirmasi dapat membantu menjaga keberlanjutan pendidikan serta mengurangi potensi putus sekolah di Jawa Timur.
Penulis: Ilham Wibowo
Editor: Tim Ngawimadang.com
Sekarang jadi Makin Tahu Indonesia.
