Aliansi Mahasiswa Ngawi Gelar Aksi 6+5, Soroti 11 Tuntutan Nasional dan Daerah -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Aliansi Mahasiswa Ngawi Gelar Aksi 6+5, Soroti 11 Tuntutan Nasional dan Daerah

Kamis, 25 Juni 2026 | Juni 25, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-25T05:56:18Z

 

Aksi demo aliansi mahasiswa ngawi di depan kantor pemerintahan daerah Ngawi.

Ngawi, Ngawimadang.com - Aliansi Mahasiswa Ngawi menggelar Aksi 6+5  dengan membawa 11 tuntutan yang menyoroti berbagai persoalan nasional hingga daerah. Aksi ini berlangsung di sejumlah titik, yakni Tugu Kartonyono, Kantor Pemerintah Daerah, dan Gedung DPRD Ngawi, Kamis (25/6/2026).


Dalam aksi tersebut, mahasiswa mengangkat enam isu nasional, di antaranya evaluasi total program MBG dan KDMP, penolakan kenaikan harga BBM serta tuntutan penurunan harga bahan pokok. Selain itu, mereka juga mendesak pencabutan UU Polri dan UU TNI, melakukan reshuffle kabinet berdasarkan kompetensi, menghentikan pemborosan APBN untuk program yang dianggap tidak prioritas, serta mendorong pengesahan RUU Perampasan Aset.


Sementara pada tingkat daerah, Aliansi Mahasiswa Ngawi menyoroti lima persoalan utama. Mulai dari peningkatan penanganan dan pendampingan korban kekerasan seksual di lingkungan pendidikan, optimalisasi pengelolaan sampah di TPA Kabupaten Ngawi, keberpihakan pemerintah terhadap sektor pertanian, reklamasi tambang atau galian C yang sudah tidak beroperasi, hingga tuntutan penurunan harga pupuk subsidi maupun non-subsidi.


Melalui Aksi 6+5 ini, mahasiswa berharap pemerintah pusat dan daerah dapat memberikan perhatian serius terhadap berbagai persoalan yang dinilai berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Aksi tersebut juga menjadi bentuk penyampaian aspirasi publik terkait kebijakan yang dianggap perlu mendapat evaluasi dan perbaikan.



×
Berita Terbaru Update